Entri Populer

Sabtu, 27 Februari 2016

Love that make you cry...

You see..
I truly falling in love with him..
It lasted a short time, but I truly did..
I am fine, just with that, having a love for him..
I am very happy, cause I did..
I've been thinking this the whole time..
That.. Someday..
When I remember this love, I'll surely cry..
That I .. That we were living in an irreplaceable time..
In a time that will never return..
It was that radiant..
Once it's gone, reminiscing about it later, it will seem so, so radiant, that I'll probably cry,
Thats what I thought..

_With Love (Depok, 27 Februari 2016)



Kamis, 18 Februari 2016

Daun Yang Berguguran..

Pejamkan mata mu..
Bayangkan begitu hijaunya dedaunan..
Batang yang tinggi menjulang ke arah langit..
Indah bersama fajar yang ke-perak-kan..

Pejamkan saja mata mu..
Bau tanah yang bersinergi dengan mendung..
Rintik hujan yang turun tak diundang..
Indah bersama awan - awan kelabu..

Dunia sangat indah, bukan?
Sangat indah, hingga kadang membuat ku terpaku..
Duduk diantara keramaian kota, seakan menikmati alam semesta..
Dikagetkan oleh angin yang berhilir mudik..
Ternyata aku "termenung"..

Saat itu hujan mulai deras, angin semakin kencang..
Daun - daun berguguran, jatuh berserakan, tak beraturan, berantakan..
Sekacau perasaan milikku..
Berhamburan, tak bertuan..

Kala itu hujan menyelamatkan harga diriku..
Tetes - tetes air mata disembunyikannya dengan baik..
Alunan pilu dikaburkan suara percik air..
Hatiku mengelu, sakit..

Tuhan, izinkan aku bersedih hari ini saja, hanya hari ini..
_with love, Raihanul Faariha 




Selasa, 16 Februari 2016

Surat untuk masa depan

Bagaimana kabar mu?
Sudahkah kau temukan orang yang berharga bagimu?
Sudah terkabulkah, mimpimu di kala itu?   

Masihkah kau mengingatnya?
Bulir kemuning padi yang bergoyang dan juga cahaya mentari yang terbenam di kala itu?
Kita berkejaran di padang rumput yang luas..
Sesekali bercanda dan tertawa..

Apakah sekarang kamu sedang tersenyum?
Dengan kilau mata tanpa dosa, layaknya hari itu..
 
Tempatmu untuk pulang, akan selalu ada di sini..
Itu yang diajarkan oleh kenangan kepada ku..
Karena ia akan selalu membawamu kembali..
Kapanpun, takkan berganti..
 
15 tahun berlalu..
Sangat cepat bukan?
Terima kasih, karena telah tumbuh dengan baik..
 
Kepada masa depan.. 
Manusia itu..
Harusnya terus melangkah..
Meskipun dilanda keraguan ataupun kegetiran
Biarlah ini ku kusimpan menjadi koleksi kisah klasik ku ..

Mari menatap kedepan..
Bahagia, bahagia dan bahagialah..
 


(Dipersembahkan untuknya yang selama hidupnya mencintai rumput hijau)