dia..
bercahaya pd awalnya..
hmpir selaras dg bintang..
ya..
sama2 memberikan sinar pd saat malam kmbali datang..
bintang sllu mempunyai teman yg tak terhitung..
bgtu pula dirinya yg mengharapkan kehadiran teman..
krna dia sllu brtny, " mengapa aku sendiri"
teman2 bintang sllu menyapa bintang, tetapi dia sllu memulai utk menyapa org lain..
brharap kelak ad ssorg yg menyapanya..
saat terbesit untaian lelah, ia tersadar..
tdk bs memaksakan stiap orang utk menyukainy, "itu mustahil"
bintang bisa berkelap kelip dilangit senantiasa berkilau menggenggam impiannya..
begitu pun dirinya, sllu meloncat2 meraih impiannya, menggapai si bintang..
hingga lelah berkunjung, dan dia berhenti lalu duduk serta mendekap lututny..
sllu ad air bening yg jatuh dr kedua matany..
lagi, bintang pny keluarga yg begitu "utuh"..
bgtu pn dirinya yg sllu merindukan kehangatan keluarga yg tak kunjung menyentuhny..
hny berharap suatu saat rumahny akn utuh kmbali sprti keluarga si bintang..
sekali lg ia duduk dan mendekap lutut..
memandang ke langit dan menatap bintang..
lalu ia sadar,
baiklah, aku bukan bintang..
aku hanya sebatang lilin..
bgtulah akunya, tetap masih mendekap lututnya..
ia bertanya,
wahai Rabb, bukankah ENGKAU menyembunyikan kekasihMu diantara orang2 yg di pandang biasa???
ia berkata lg,
maka biarkan aku menjadi orang2 yg di pandang biasa itu..
aku tidak ingin mnjadi bintang.. aku ingn menjadi orang yg biasa itu..
maka, aku serahkan impian terbesarku pada MU, wahai Rabbku..
krna aku prcaya kau akn menjagany dg sangat baik..
kini..
aku cm pny satu impian..
ak ingin menjadi seperti cermin saja..
yg tdk pernah keruh dan selalu memantulkn aslinya..
cermin tidak pernah berbohong..
cermin selalu bersih hatinya..
ya wahai Rabbku..
aku ingin seperti cermin..
yg sllu mengoreksi hatinya dan menggambarkan apa adanya..
sekali lagi..
Ya wahai Rabb.
impianku hny satu yaitu mnjadi org baik yg aku mencintai Rabbku dan Rabbku mencintaiku..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar